Ketika datang untuk mempersiapkan presentasi, kebanyakan orang mencurahkan bagian terbesar dari waktu persiapan mereka untuk menyusun slide Powerpoint mereka. Tetapi pikirkan tentang presentasi terakhir yang Anda hadiri, dan beri tahu saya apa yang Anda ingat. Slide? Tidak Presenter? Kanan. Tampilan slide terbaik di dunia tidak dapat menggantikan pengiriman yang buruk, tetapi presenter yang baik dapat mengadakan audiensi tanpa menggunakan satu slide.

Dalam pasar yang semakin bersifat komoditi, presentasi yang mengesankan memberi Anda keunggulan atas pesaing Anda. Jadi, lupakan Powerpoint untuk sementara waktu, dan mari kita lihat 5 teknik retoris yang dapat membantu Anda menyampaikan presentasi yang mengesankan, menyenangkan, dan persuasif.

1. Onomatopoeia

Sebuah kata yang panjang, tetapi konsep yang sederhana. Kata-kata seperti BANG! MEMUKUL! SUARA MENDESING! POW! KER-CHING! dll. semuanya bagus untuk menekankan poin-poin penting, dan juga untuk membangunkan pemirsa pasca-makan siang yang mengantuk.

Contoh:

o Angka penjualan kami cukup datar pada tahun 2005 tetapi pada tahun 2006 kami menerapkan solusi CRM dan WHOOSH !!! mereka benar-benar lepas landas!

o Segera setelah kami mulai beriklan online, KER-CHING! Uang mulai membanjiri!

2. Pertanyaan Retoris

Mengajukan pertanyaan yang sudah Anda ketahui jawabannya adalah cara yang lebih menarik dalam menyajikan pernyataan sederhana karena melibatkan audiensi dan membuat mereka berpikir. Bandingkan dua cara ini untuk menyampaikan informasi yang sama:

o Perangkat lunak kami dapat menghemat hingga $ 50.000 hanya dalam satu tahun.

o Berapa banyak uang yang dapat dihemat oleh perangkat lunak kami? Sebesar $ 50.000 dalam satu tahun!

Jeda setelah pertanyaan menciptakan antisipasi dan memastikan orang-orang mendengarkan jawabannya.

3. Aturan 3

Pembicara publik yang berpengalaman – apakah mereka dosen, guru, politisi atau komedian – semua tahu kekuatan Aturan 3 (berapa banyak lelucon dimulai dengan tiga orang – seorang Inggris, seorang Irlandia & seorang Skotlandia misalnya – berjalan ke sebuah bar?). Daftar 3 lebih mudah diingat daripada daftar 4 atau lebih.

Contoh:

o Layanan kami cepat, efisien, dan profesional.

o Bagaimana kita mencapai tujuan kita? Dengan membangun pabrik baru, mempekerjakan lebih banyak pekerja, dan mengurangi biaya produksi.

Presentasi yang baik harus singkat, informatif, dan mudah diingat.

4. Mesin-Gunning

Menembak mesin adalah kebalikan dari Aturan 3, di mana Anda dengan cepat menjalankan daftar panjang item – Anda tidak peduli berapa banyak penonton yang ingat, Anda hanya ingin mengesankan mereka dengan jumlah hal-hal di daftar Anda!

Contoh:

o Produk kami lebih murah, lebih baru, lebih cepat, lebih besar, lebih bersih, lebih aman dan lebih baik dari apa pun yang ada di pasaran.

o Kami dapat menyediakan perangkat lunak untuk menangani akun, pelaporan, POS, perhotelan, desain web, ERP, CRM, dan e-commerce.

5. Kita semua berada di perahu yang sama

… atau 'menciptakan hubungan'. Teknik ini membangun jembatan antara Anda dan audiens Anda. Menggunakan kata-kata seperti 'kita', 'kita', atau 'kita semua' (bukan 'Anda') menunjukkan bahwa Anda memahami poin-poin rasa sakit audiens Anda, seperti yang Anda alami sendiri.

Contoh:

o Dan kita semua tahu masalah apa yang bisa terjadi, bukan?

o Pentingnya pemasaran global jelas bagi kita semua.

o Kita perlu bertanya pada diri sendiri apa yang bisa kita lakukan tentang hal ini.

Seperti saya, saya yakin Anda sering terlalu sibuk untuk membalas semua email yang Anda terima.

6. Matikan / Tutup

Ingin penonton memperhatikan Anda? Matikan slide Anda! Matikan proyektor atau tekan 'B' pada keyboard Anda, dan layar akan menjadi hitam, sehingga tidak ada yang dilihat oleh audiens kecuali Anda. Keluarkan tongkat Powerpoint dan belajar berdiri sendiri!

Ketika Anda ingin penonton melihat slide, tutup mulut! Keheningan terlalu jarang dalam presentasi dan ini akan menunjukkan kepada audiens bahwa Anda ingin mereka memberi perhatian khusus pada apa yang ada di layar.

Jadi Anda tidak harus menjadi bintang rock, aktor atau komedian stand-up untuk menyajikan dengan baik – cukup gunakan beberapa teknik ini selama presentasi Anda berikutnya dan Anda akan melibatkan audiens Anda, menjaga perhatian mereka, dan memastikan mereka ingat kamu. Dan seperti halnya semua teknik presentasi, latihan menjadi sempurna!